Internet dan Jaringan

Internet dan Jaringan

Cara Kerja Internet

Tak dipungkiri, kehidupan manusia sekarang ini tak lepas dari peran internet. Hampir setiap orang sangat bergantung dengan namanya internet dalam kehidupannya.

Bangun tidur, langsung buka whatsapp, sambil makan sarapan atau minum kopi, membaca berita lewat internet atau social media. Anak sekolah belajar via Internet, dan lain-lainnya. Bagaimana cara kerja Internet? Mari kita belajar bagaimana cara kerja internet dengan memahami detil dari perjalanan data yang luar biasa ini.
Pusat Data
Sebuah Pusat Data yang bisa jadi berjarak ribuan mil jauhnya dari anda memiliki video, data, foto, dan lainnya tersimpan didalamnya. Bagaimana data ini dapat mencapai ponsel atau laptop anda?

Dengan Menggunakan Satelit

Cara mudah untuk mencapainya adalah dengan menggunakan satelit. Dari pusat data, sinyal dikirim kesatelit melalui antena dan kemudian dari satelit sinyal dapat dikirim ke ponsel melalui antena lain di dekat anda. Namun cara mentransmisikan sinyal ini bukan ide yang baik. Mengapa?
satelite-internet.png
Satelit terpasang hampir 22.000 mil diatas katulistiwa bumi. Jadi agar pengiriman data berhasil, data harus menempuh jarak total 44.000 mil. Jarak perjalanan yang begitu jauh menyebakan delay (penundaan) yang signifikan dalam menerima sinyal. Lebih khusus akan menyebabkan latecy besar yang tidak dapat diterima sebagian aplikasi internet. Jadi bagaimana video, data maupun gambar bisa sampai kepada anda?

Pusat Data (Data Center)

Sebelumnya kita telah membahas bahwa data, video, gambar dan lainnya disimpan didalam pusat data. Secara spesifik disimpan didalam perangkat solid state (SSD) didalam pusat data. SSD ini bertindak sebagai memory Internal server. Server adalah sebuah komputer yang kuat, dan bertugas menyediakan konten tersimpan saat anda memintanya.
pusta-data1.jpg
Lalu bagaimana caranya mentransfer data yang disimpan dipusat data, khususnya keperangkat anda melalui jaringan kabel serat optik?
342342342345.png

Alamat IP (IP Address)

Sebelum melangkah jauh, kita harus mengetahui terlebih dahulu memahami satu konsep penting yaitu konsep alamat IP (IP address). Setiap perangkat yang terhubung ke internet apakah itu server, komputer atau ponsel di identifikasi secara unik oleh serangkaian angka yang dikenal dengan alamat IP (IP address). Alamat IP mirip dengan alamat rumah, yaitu alamat yang secara unik mengidentifikasi rumah anda.
alamat-ip.png
Dengan pula didunia internet, alamat ip bertindak sebagai alamat pengiriman tempat semua informasi mencapai tujuannya. Penyedia layanan internet anda, akan memberikan alamat ip pada perangkat dan anda dapat melihat alamat ip yang diberikan ISP anda ke ponsel atau laptop anda.

Server di pusat data juga memiliki alamat ip. Server menyimpan situs web (website) sehingga anda dapat mengakses situs web apapun hanya dengan mengetahui alamat ip server. Namun sulit bagi seseorang untuk mengingat banyak alamat ip sehingga untuk mengatasi masalah ini, maka digunakanlah nama domain seperti youtube.com, facebook.com, google.com dan lain-lain yang sesuai dengan alamat ip yang lebih mudah di ingat.

DNS (Domain Name Server)

Untuk mengakses internet, kita selalu menggunakan nama domain untuk mewakili alamat ip yang kompleks. dari mana internet mendapatkan alamat ip yang sesuai dengan permintaan nama domain kita?
Untuk tujuan ini, internet menggunakan buku telepon besar yang dikenal sebagai DNS (Domain Name System). Jika anda tau nama seseorang tetapi anda tidak tahu nomer teleponnya, anda bisa mencarinya di buku telepon. Server DNS menyediakan layanan yang sama ke internet. Penyedia layanan internet anda atau organisasi lain dapat mengelola server DNS.
dns23.png
Setelah server mendapat permintaan untuk mengakses website tertentu, aliran data dimulai. Data di transfer dalam format digital melalui kabel serat optik, lebih khusus lagi dalam bentuk gelombang cahaya yang menempuh harus ribuan mil melalui kabel serat optik untuk mencapai tujuannya. Dibawah ini video bagaimana kabel serat optik di pasang dibawah laut.
Jaringan kabel serat optik yang rumit ini adalah tulang punggung internet. Kabel serat ini membawa cahaya. Direntangan melintasi dasar laut kedepan pintu rumah anda dan terhubung ke router. Kemudian Router mengubah sinyal cahaya ini menjadi sinyal listrik. kabel Ethernet kemudian digunakan untuk mengirimkan sinyal listrik ke laptop anda. Namun jika anda mengakses internet menggunakan data seluler, dari kabel optik sinyal harus dikirim ke menara sel dan dari menara sel, sinyal di kirim melalui perangkat ponsel anda.
 

Social & newsletter

©2020 Khairul Fitri. All Rights Reserved.Design & Development by Aghnia

Search